HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Istirahat Siang Penuh Tawa: Bukti Eratnya Kemanunggalan TNI dan Warga di TMMD Aceh Tamiang


 
AcehTamiang–mediaadvokasi.id:  Semangat gotong royong yang menjadi ciri utama pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang tidak hanya terlihat saat aktivitas pembangunan berlangsung. Di sela-sela waktu istirahat siang setelah lelah bekerja, suasana hangat dan akrab tercipta antara anggota Satgas dan warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pada Minggu (10/05/2026), momen istirahat ini menjadi bukti bahwa hubungan erat antara aparat TNI dan rakyat terjalin kapan saja, tidak hanya saat memegang alat kerja.
 
Setelah menyelesaikan pekerjaan pengecoran dan pemasangan kupingan gorong-gorong sejak pagi hari, anggota Satgas bersama warga beristirahat sejenak untuk melepas lelah. Duduk beralaskan tanah atau balok kayu di pinggir lokasi pekerjaan, mereka saling berbagi tempat sambil menikmati secangkir kopi sederhana dan bekal makanan yang dibawa dari rumah. Suasana yang tadinya riuh oleh suara adukan semen dan gerakan alat kerja, kini berubah menjadi penuh canda dan tawa yang memecah keheningan siang hari.
 
Kekompakan dan kebersamaan yang dibangun selama pelaksanaan TMMD ini memang terasa nyata. Hal ini tidak saja nampak dalam keseriusan saat mengerjakan sasaran fisik pembangunan infrastruktur, tetapi juga terlihat jelas di saat waktu istirahat tiba. Tak ada sekat atau jarak antara seragam loreng kebesaran TNI dengan pakaian warga desa. Semua duduk melingkar, berkomunikasi santai, dan saling melemparkan candaan untuk menghilangkan rasa penat setelah bekerja keras seharian.
 
Salah satu momen yang menarik terlihat saat Kopka Fauzi Kurniawan, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang, duduk berkelompok bersama para warga desa. Di tengah lingkaran perbincangan, percakapan serius mengenai kemajuan desa diselingi dengan tawa renyah yang muncul dari lelucon yang dilontarkan bergantian. Suasana akrab ini seolah menghapus perbedaan jabatan dan latar belakang, menyisakan rasa persaudaraan yang tulus di antara mereka.
 
Menurut penuturan Kopka Fauzi Kurniawan, momen kebersamaan seperti ini memiliki makna yang sangat mendalam dalam pelaksanaan tugas TMMD. Ia menjelaskan bahwa kegiatan duduk santai dan bersenda gurau merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Melalui interaksi santai ini, satu sama lain dapat saling mengenal lebih dekat, sehingga keakraban dan rasa saling percaya akan selalu terjaga dan terpelihara dengan baik.
 
“Dengan bersenda gurau bersama warga, kita dapat mempererat tali persaudaraan di antara kami semua. Saya percaya, dengan adanya canda dan tawa yang tercipta bersama, pekerjaan seberat apapun yang harus kami kerjakan akan terasa menjadi semakin ringan dan menyenangkan. Semangat kerja sama pun akan terus tumbuh semakin kuat,” ungkap Kopka Fauzi Kurniawan di sela-sela tawa bersama warga.
 
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa tujuan utama hadirnya TNI di tengah masyarakat melalui program TMMD bukan hanya untuk menyelesaikan pembangunan fisik berupa jalan atau gorong-gorong saja. Namun, yang paling penting adalah membangun hubungan emosional yang kuat antara prajurit dan masyarakat, serta menanamkan kembali nilai-nilai luhur budaya gotong royong yang telah menjadi tradisi bangsa Indonesia sejak dulu.
 
Warga Desa Suka Makmur pun tampak sangat senang dan terbuka atas kehadiran anggota Satgas. Banyak dari mereka yang secara sukarela menyiapkan air minum maupun makanan ringan untuk dibagikan kepada para prajurit sebagai bentuk rasa terima kasih dan keramahan warga desa. Interaksi hangat ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI diterima dengan baik dan dicintai oleh rakyatnya.
 
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang terus berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Di balik setiap progres pembangunan yang dicapai, tersimpan kisah persaudaraan yang kian kokoh. Kemanunggalan TNI-Rakyat yang tercipta saat istirahat siang ini menjadi modal berharga agar seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, sekaligus meninggalkan jejak kebersamaan yang abadi bagi kemajuan Desa Suka Makmur ke depannya.(Eri Efandi).