Plt Sekda Syuibun Anwar Resmikan Sumur Dalam Bantuan Lions Club Di Kampung Kota Kualasimpang
May 16, 2026
Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:
Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH memberikan amanah kepada Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, untuk melaksanakan upacara peresmian pembangunan sumur dalam yang berlokasi di Kampung Kota Kualasimpang, Kecamatan Kualasimpang, pada Sabtu (16/05/2026).
Pembangunan fasilitas sumber air bersih ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang dilaksanakan oleh Lions Club Medan Chakra Indonesia Distrik 307-A2, bekerja sama dengan Lions Club Kualasimpang Host di bawah kepemimpinan Presiden Klub, H. Hadeka Paino.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemulihan wilayah Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak parah oleh bencana banjir bandang yang melanda pada akhir tahun 2025 hingga Februari 2026 lalu. Berbagai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana tersebut, termasuk rusaknya jaringan distribusi air bersih dan sumber mata air warga, menjadi alasan utama dilaksanakannya program bantuan kemanusiaan ini. Tidak hanya terpusat di satu lokasi, pembangunan sumur dalam ini tersebar di berbagai kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang guna memastikan akses air bersih dapat dinikmati oleh masyarakat secara merata.
Dalam sambutannya saat acara peresmian, Plt Sekda Drs. Syuibun Anwar menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan nyata yang telah diberikan oleh Lions Club Medan Chakra Indonesia maupun Lions Club Kualasimpang Host. Menurutnya, kehadiran fasilitas air bersih ini merupakan kebutuhan paling mendasar yang sangat dinantikan masyarakat pasca terjadinya bencana alam yang lalu.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lions Club Medan Chakra Indonesia Distrik 307-A2 yang telah menjadikan wilayah kami sebagai salah satu fokus program kemanusiaan. Kerja sama yang terjalin dengan Lions Club Kualasimpang Host pimpinan Bapak H. Hadeka Paino ini membuktikan adanya sinergi yang kuat antara organisasi sosial dengan pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat," ungkap Drs. Syuibun Anwar.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan tidak berhenti hanya pada pembangunan sumur dalam. Sepanjang masa tanggap darurat bencana berlangsung hingga proses pemulihan awal, Lions Club telah menyalurkan berbagai bantuan vital lainnya, mulai dari pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK), penyediaan instalasi pengolahan air hingga siap diminum, serta pendistribusian paket sembako dan pasokan air bersih ke titik-titik pengungsian. Seluruh bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban warga yang saat itu kehilangan tempat tinggal dan akses kebutuhan dasar.
Sementara itu, perwakilan Lions Club Medan Chakra Indonesia Distrik 307-A2 menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Pemilihan lokasi di Aceh Tamiang didasarkan pada dampak kerusakan yang cukup besar akibat banjir bandang, di mana pemulihan sarana prasarana air bersih menjadi prioritas utama demi menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pemukiman.
Presiden Lions Club Kualasimpang Host, H. Hadeka Paino, menjelaskan bahwa pembangunan sumur dalam yang tersebar di berbagai kecamatan ini dirancang dengan kapasitas yang memadai dan teknologi yang tepat guna agar dapat berfungsi dalam jangka panjang. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga maupun pertanian warga sekitar.
"Kami berharap fasilitas yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta pemerintah kampung setempat. Apa yang kami lakukan ini adalah bagian dari bakti sosial, agar air bersih yang mengalir dari sumur ini membawa berkah dan manfaat bagi kesehatan serta kenyamanan hidup warga Aceh Tamiang," ujar H. Hadeka Paino.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen untuk turut berperan serta dalam pemeliharaan fasilitas yang telah diserahkan. Keberadaan sumber air bersih yang stabil dan terjamin kualitasnya diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat pasca bencana, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Aceh Tamiang.(Eri Efandi).