HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Sertu Sugianto: Kupingan Gorong-gorong Penguat Utama Agar Air Mengalir Sesuai Jalur

Aceh Tamiang–mediaadvokasi.id:     Dedikasi tinggi dan semangat kerja yang tak kenal lelah terus ditunjukkan oleh seluruh anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang. Pada hari Senin (11/05/2026).

Tim pekerja kembali bergerak aktif menyelesaikan salah satu sasaran utama pembangunan fisik, yaitu pengecoran kupingan gorong-gorong di titik sasaran 1 yang berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pekerjaan ini menjadi tahap krusial untuk memastikan infrastruktur drainase tersebut berfungsi optimal dan berdaya tahan tinggi saat menghadapi debit air yang besar.
 
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, suasana gotong royong kembali terlihat nyata sejak pagi hari. Anggota Satgas berbaur dengan warga setempat, saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pencampuran adukan semen, pasir dan kerikil dengan komposisi yang tepat, pembuatan cetakan, hingga proses penuangan dan pemadatan beton pada konstruksi kupingan gorong-gorong. Terik matahari tidak menyurutkan semangat mereka, sebaliknya menjadi pendorong agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
 
Konstruksi kupingan gorong-gorong yang sedang dibangun ini memiliki fungsi sangat vital sebagai penahan dan penguat struktur bangunan gorong-gorong yang sebelumnya telah terpasang. Komponen ini berfungsi menjaga kedudukan gorong-gorong agar tetap kokoh dan tidak bergeser atau runtuh ketika menerima tekanan arus air yang deras saat musim hujan atau terjadi pasang air sungai. Keberadaan struktur penguat ini menjadi syarat utama agar aliran air tetap terarah melewati saluran yang telah disediakan, sehingga mencegah terjadinya luapan air yang dapat merusak jalan desa maupun pemukiman warga.
 
Sertu Sugianto, yang bertindak sebagai pengawas teknis sekaligus tukang pembuatan gorong-gorong dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa pengerjaan kupingan ini menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, penundaan pengerjaan bagian penguat ini akan membawa risiko kerusakan pada bangunan utama yang sudah terpasang.
 
“Pembuatan kupingan ini harus segera diselesaikan. Apabila terlambat atau tidak dibangun, kami khawatir kedudukan gorong-gorong yang sudah terpasang saat ini akan bergeser dari posisi yang semestinya. Jika hal itu terjadi, maka aliran air tidak akan melewati gorong-gorong tersebut sebagaimana harapan kita, melainkan akan membanjiri sisi jalan dan lingkungan sekitar,” ungkap Sertu Sugianto di sela-sela mengawasi proses pengecoran.
 
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan mempercepat pengerjaan hingga tahap ini tidak lepas dari dukungan luar biasa yang diberikan oleh masyarakat Desa Suka Makmur. Semangat gotong royong yang tumbuh di antara warga menjadi kekuatan pendorong utama yang membuat pekerjaan berjalan lebih cepat dan efisien.
 
“Tidak akan maksimal hasil kerja kami tanpa adanya bantuan dan partisipasi aktif dari seluruh warga masyarakat Desa Suka Makmur. Mereka datang dengan penuh semangat, bahu membahu bersama anggota Satgas TMMD membantu proses pencampuran bahan hingga pengecoran kupingan gorong-gorong ini. Berkat kerja sama yang solid ini, kami yakin pekerjaan dapat selesai dengan cepat dan tepat sesuai target waktu yang telah ditentukan,” tambahnya.
 
Pembangunan gorong-gorong di titik sasaran 1 ini merupakan bagian dari rangkaian peningkatan infrastruktur drainase desa yang bertujuan mengatasi masalah genangan air yang selama ini sering mengganggu aktivitas warga, terutama pada saat curah hujan tinggi. Nantinya, setelah seluruh konstruksi selesai dan mengeras, fasilitas ini akan berfungsi maksimal melancarkan aliran air, sehingga akses jalan antar dusun di Desa Suka Makmur dapat dilalui dengan aman sepanjang tahun.
 
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan membangun fasilitas fisik, tetapi juga merekatkan kembali nilai-nilai luhur persaudaraan dan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Dengan semangat yang tak mengenal lelah dan kerja sama yang harmonis antara prajurit dan warga, seluruh sasaran pembangunan diharapkan rampung dengan hasil yang berkualitas dan bermanfaat jangka panjang bagi kemajuan Desa Suka Makmur.(Eri Efandi).