HEADLINE
Dark Mode
Large text article



















Yasir Arafat Dipercaya Pimpin Meunasah Tunong Setelah Menang Telak di Pilchik 2026


Aceh Timur Aceh Timur — Suara rakyat akhirnya menentukan arah baru kepemimpinan di Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari. Dalam Pemilihan Keuchik (Pilchik) yang digelar Rabu, 13 Mei 2026, masyarakat menunjukkan kedewasaan demokrasi dengan partisipasi tinggi dan antusiasme luar biasa.


Sejak pagi, warga dari berbagai dusun mulai berdatangan ke meunasah desa, lokasi pemungutan suara, untuk menggunakan hak pilih mereka. Bagi masyarakat Meunasah Tunong, momentum ini bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menentukan masa depan gampong untuk beberapa tahun ke depan.


Hasil penghitungan suara yang berlangsung terbuka menghadirkan kemenangan meyakinkan bagi Yasir Arafat, calon Nomor Urut 2, yang berhasil mengumpulkan 389 suara. Sementara pesaingnya, Iskandar, calon Nomor Urut 1, memperoleh 110 suara. Dari total 501 warga yang hadir memberikan suara, tercatat 2 surat suara dinyatakan rusak.


Kemenangan telak ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat menginginkan energi baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Dukungan mayoritas yang diberikan kepada Yasir Arafat mencerminkan besarnya harapan warga terhadap lahirnya kepemimpinan yang lebih responsif, dekat dengan masyarakat, serta mampu menghadirkan perubahan nyata.


Menariknya, suasana sepanjang proses pemilihan berlangsung kondusif. Tidak hanya menjadi ajang demokrasi, Pilchik ini juga memperlihatkan kuatnya nilai persaudaraan di tengah masyarakat. Setelah hasil diumumkan, warga dari berbagai pihak tetap saling bersalaman dan menjaga suasana damai, sebuah potret demokrasi gampong yang patut diapresiasi.


Kini, setelah euforia kemenangan mereda, tantangan sesungguhnya menanti keuchik terpilih. Harapan masyarakat sederhana namun besar: menghadirkan pembangunan yang merata, memperkuat ekonomi warga, menjaga nilai adat dan syariat, serta membawa Meunasah Tunong menuju gampong yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.


Pilchik telah usai, tetapi harapan baru baru saja Dimulai. 



Reporter: ZAS